jump to navigation

POSISI IMAM DAN MAKMUM DALAM SHOLAT BERJAMA’AH April 1, 2009

Posted by eddyramdan in Uncategorized.
Tags:
add a comment

posisi-imam-dan-makmum-dala
Klik pd gambar untuk memperbesar…

Semoga bermanfaat..
-Eddy Ramdan-

Membiasakan Shalat Berjama’ah July 29, 2008

Posted by eddyramdan in Tausyiah.
Tags:
add a comment

Penulis : KH Abdullah Gymnastiar

Allah SWT menekankan hambaNya untuk shalat berjama’ah.

Dalam firmanNya, “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukulah bersama orang-orang yang ruku.”

Anjuran Allah tersebut bukan hanya mendirikan shalat, tapi juga anjuran shalat berjama’ah dengan sarana masjid.

Allah memberikan perumpamaan bagi yang datang ke masjid lebih awal, sebelum adzan berkumandang, dengan matahari. Bagi yang menuju ke masjid dalam keadaan adzan, dengan bulan. Dan yang datang ke masjid setelah adzan, dengan bintang. Jika dilihat dari segi cahayanya, tentu sinar matahari lebih bercahaya daripada bulan atau bintang. Namun, tak sedikit yang menyadarinya sehingga nyaman shalat sendiri.

Enggan melangkahkan kaki ke masjid bisa jadi karena penyakit malas. Malas mengayunkan kaki pergi ke masjid. Malas menanggalkan aktivitas yang dirasa lebih penting. Malas kelihatan hebat, bisa menaklukan
jutaan orang. Padahal malas tak ubahnya seperti tripleks yang mudah rapuh kena hujan dan panas, serta mudah didobrak.

Malas hanya dapat dikalahkan dengan melawannya. Ingat, dobrakan itu hanya di awal saja. Pada awal mungkin kita merasa kesulitan pergi ke masjid, tetapi setelah satu kaki diayunkan, itu awal keberhasilan
menaklukan malas. Begitu halnya ketika adzan berkumadang dalam keadaan bekerja. Keinginan untuk meneruskan pekerjaan begitu menggebu. Terasa sayang jika harus dijeda. Namun, jika seketika kita sanggup menghentikannya, kita telah berhasil memenuhi panggilanNya.

Penyebab lain, karena tidak tahu keutamaan berjama’ah. Padahal dengan berjama’ah, akan terjalin keharmonisan, tersadarkan akan eksistensi sebagai hamba. Ketika dalam shaf yang sama bersama hamba Allah yang lain, dengan niat, tujuan yang disembah sama. Dengan begitu, semakin
sadar akan hamba Allah. Bila mau hitung-hitungan pahala, pahala berjama’ah dua puluh tujuh derajat lebih besar daripada shalat sendiri. Subhanallah.

Untuk itu, saudaraku, mari kita prioritaskan shalat berjama’ah di masjid dengan tepat waktu. Jangan manjakan diri dengan kemalasan, karena sesunguhnya malas itu datangnya dari setan yang sekali terkelabui, terjerat selamanya.

Wallahu a’lam.

Sumber : Buletin Sakinah

Eddy Ramdan quote:

Mudah2an saya juga bisa menaklukan rasa malas itu… Aamin

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.